Kamu.
Kamu dan segala tentang dirimu.
Aku mencintaimu dengan segenap hati dan jiwaku.
Telah beribu cara kucoba untuk melupakanmu, tapi aku tak mampu..
Cinta.
Cinta yang kumiliki untuk dirimu.
Cinta yang kuat seperti maut, heh' bahkan mautpun tidak dapat melenyapkan perasaan yang kusimpan untukmu.
Aku menaruh materai pada hatiku untuk cintaku pada dirimu. Kemanapun aku mencoba lari menghindarimu, pasti ada saja celah waktu yang membuatku teringat akan dirimu kembali.
Cinta ini telah mengikat hatiku.
Semakin kucoba untuk melepaskan ikatannya, semakin aku terjerat didalamnya.
Walau ragamu tidak ada bersama-sama denganku, tapi entah mengapa cinta ini tetap terus berakar semakin hari semakin dalam.
Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina.
Andai saja semua isi hatiku dapat kuutarakan dalam kata-kata, mungkin jarak antara diriku dan dirimu mampu kusebrangi dengan jembatan kata-kataku. Tapi aku tak pantas untuk mengungkapkan rasa yang ada, rasa yang kusimpan dalam hati, rasa yang menyiksa batinku. Aku merindukanmu. Namun tiada artinya bagimu.
Kumohon.. sudahi hukuman ini.. jangan diamkan aku lebih lama lagi..